Tandaseru — Warga Kelurahan Fitu, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Maluku Utara, bahu-membahu mengumpulkan uang sumbangan untuk membangun jembatan menuju lahan pekuburan.
Sumbangan ini berasal dari kerelaan warga. Aksi sosial tersebut diinisiasi lurah, lembaga pemberdayaan masyarakat (LPM), imam Masjid Raudatul Murtasidin, ketua-ketua RW dan RT, serta ketua pemuda Fitu.
Mantan Lurah Junaidi Teapon yang baru saja dilantik menjadi salah satu kepala bidang di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Ternate mengatakan secara pribadi dan selaku mantan lurah ia sangat mendukung inisiatif tersebut.
“Jembatan penghubung ini akan memudahkan akses warga ke lahan pekuburan. Saya juga berharap agar Pemerintah Kota Ternate mengambil langkah lanjutan untuk pembangunan jembatan tersebut,” ucap Junaidi, Minggu (21/11).
Ketua LPM Rusli Ahe mengatakan insiatif itu diambil agar warga menyadari bahwa lahan pekuburan yang sempat menjadi polemik dengan Yayasan Muhammadiyah merupakan milik warga Fitu.
“Polemik antara pihak Yayasan Muhammadiyah dan masyarakat kemarin adalah riak-riak kecil. Kami hanya menunggu keputusan pemerintah,” tuturnya.
“Pembuatan jembatan penghubung ini untuk mempermudah warga untuk penguburan. Kami bersama warga berharap kepada pemerintah maupun Yayasan Muhammadiyah agar bersama mendukung inisiatif masyarakat tersebut,” sambung Rusli.
Tinggalkan Balasan