Tandaseru — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Babullah Ternate, Maluku Utara, memprediksi pembukaan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) tingkat nasional nanti bakal bertepatan dengan cuaca ekstrem.

Cuaca ekstrem tersebut yakni curah hujan, gelombang tinggi, dan angin kencang.

STQ yang berlangsung di Kota Sofifi itu akan digelar pada Oktober mendatang.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Babullah Ternate, Jhoko Sumardiono mengungkapkan, Oktober merupakan masa curah hujan tinggi beserta angin kencang dan gelombang tinggi yang bisa mencapai 0,5 hingga 2 meter.

“Tinggi gelombang akan di-update setiap 10 hari sekali,” tuturnya, Rabu.

Untuk 10 hari ke depan, sambung Jhoko, gelombang belum terlalu tinggi di wilayah Sofifi ke Ternate.

Tinggi gelombang untuk perairan Maluku Utara, termasuk Ternate, bakal meningkat pada Oktober nanti.

“Namun perlu diwaspadai adalah mereka yang berada di perairan Pulau Taliabu, karena tinggi gelombangnnya bisa sampai 2 meter,” kata Jhoko.

Lantaran agenda STQ sendiri berlangsung pada Oktober, dan itu merupakan masa transisi terjadi curah hujan yang tinggi disertai angin, BMKG meminta semua pihak tetap mewaspadai ancaman gelombang tinggi.

“Pada Oktober, bakal berpotensi curah hujan tinggi dan angin kencang disertai tinggi gelombang, maka kita bakal terus lakukan update perkembangan cuaca agar jadi patokan untuk masyarakat yang mau berlayar,” tandasnya.