2. Monumen Nakamura

Di pertigaan jalan antara Desa Nakamura dan Desa Dehegila berdiri tegak patung prajurit Teruo Nakamura. Nakamura tampak berseragam tentara Jepang lengkap dengan pedangnya.

Monumen Teruo Nakamura. (Tandaseru/Sahril Abdullah)

Dalam keterangan di bawah patung tertulis Nakamura lahir pada 8 Oktober 1919 dan tutup usia pada 15 Juni 1979.

3. Air Terjun Nakamura

Desa Nakamura menjadi satu-satunya akses menuju Air Terjun Nakamura. Jarak dari desa ke air terjun hanya 1 kilometer lebih, dengan kondisi jalan yang sebagian besar masih disirtu. Meski begitu, lokasi ini mudah dicapai.

Dari Kota Daruba, air terjun bisa dicapai dalam waktu 1 jam.

Air Terjun Nakamura. (Tandaseru/Sahril Abdullah)

Air Terjun Nakamura bertipe cascade dengan aliran air bertingkat. Kondisi airnya masih sangat alami, hutan sekitar lokasi juga masih terjaga.

Ada jembatan dan tangga yang dibangun untuk memudahkan pengunjung menuju puncak air terjun.

Sayang, beberapa pengunjung tak bertanggungjawab dan meninggalkan sampah plastik di sekitar lokasi air terjun.

Sampah yang ditinggalkan pengunjung di Air Terjun Nakamura. (Tandaseru/Sahril Abdullah)

Untuk itu, bagi pengunjung yang hendak mengunjungi Air Terjun Nakamura, diingatkan selalu menjaga alam sealami mungkin. Bawa pulang sampahmu, seperti kamu membawa pulang memori indah dari Air Terjun Nakamura.