Tandaseru — Dinas Pendidikan Kota Ternate, Maluku Utara, tengah mempersiapkan skema penanganan kekurangan guru di tiga kecamatan terluar yakni Kecamatan Pulau Hiri, Moti dan Batang Dua.
Hasil evaluasi yang dilakukan Dinas Pendidikan beberapa bulan terakhir ditemukan kekurangan guru di tiga kecamatan terluar, baik jenjang PAUD/TK, SD serta SMP sekitar 109 orang.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate, Bahtiar Teng saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (8/9), menjelaskan kekurangan guru di tiga kecamatan terluar menjadi fokus utama Dinas Pendidikan dalam waktu dekat ini.
Sampai saat ini, dinas masih kesulitan melakukan pemerataan guru untuk menutupi kekurangan 109 orang itu. Sebab, ketersediaan guru yang ada di Pulau Ternate sendiri tidak cukup untuk didistribusikan ke tiga kecamatan terluar tersebut.
Untuk menutupi kekurangan yang ada, lanjut Bahtiar, hanya bisa dilakukan dengan cara merekrut Pegawai Tidak Tetap (PTT) untuk klasifikasi tenaga pendidik. Sebab, di tahun 2021 ini tidak ada rekrutmen CPNS maupun PPPK guru di Kota Ternate.
“Makanya solusinya hanya rekrut honorer, karena guru yang ada di Kota Ternate ini sudah sesuai dengan kebutuhan setiap sekolah kalau dipindahkan untuk menutupi kekurangan di tiga pulau terluar, nanti akan ada masalah baru di dalam kota, maka solusinya rekrut honorer,” tegasnya.
Bahtiar berharap perekrutmen honorer atau PTT bisa dilakukan di tahun 2021 ini agar keluhan terkait kekurangan guru segera teratasi khusus di kecamatan terluar. Rencana Dinas Pendidikan akan memberikan gaji bagi guru PTT nantinya sebesar Rp 1,5 juta per orang.
“Mudah-mudahan kalau di Perubahan anggaran ini diakomodir, in syaa Allah langsung kami rekrut PTT. Tetapi rekrutmen ini kami prioritaskan untuk berdomisili di tiga kecamatan itu, berikut juga soal kompetensi atau kemampuan yang akan diukur,” kata Bahtiar.
Ia menambahkan, saat ini guru yang paling sulit dicair adalah guru Bimbingan Konseling (BK).
“Karena rata-rata sekolah kekurangan guru BK ini, tetapi tenaga minim,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.