Tandaseru — Belasan rumah warga Desa Kuo, Kecamatan Gane Timur Selatan, Halmahera Selatan, Maluku Utara, hanyut tersapu banjir bandang, Rabu (8/9) sekira pukul 10.00 WIT.

Kepala Desa Kuo,Yustianus Tawale mengungkapkan, banjir terjadi setelah hujan deras melanda sejak Selasa (7/9) malam. Desa yang terletak di dataran rendah itu pun tertimpa longsor dan banjir bandang.

Menurutnya, ini bukan kali pertama Desa Kuo terserang bencana alam serupa.

“Bahkan hampir setiap tahun banjir bandang melanda desa kami. Tahun kemarin juga terjadi peristiwa yang sama. Kalau dulu jarak desa dengan sungai kurang lebih 100 meter, tetapi karena keseringan longsor dan banjir makanya sekarang (jalur air) sudah sampai ke kampung,” ungkapnya.

Rumah yang tersapu banjir, kata dia, berjumlah 12 unit. Sedangkan yang terdampak banjir sekitar 8 unit.

“Tidak ada korban jiwa, tapi 12 rumah warga itu ikut terbawa arus banjir dan hilang,” tutur Yustianus.

Saat ini, pemilik rumah yang rumahnya terbawa banjir sudah dievakuasi. Pemerintah Kabupaten Halsel sendiri belum meninjau lokasi banjir.

“Pemilik rumah yang kena banjir sudah kami amankan sementara waktu di rumah-rumah warga yang tidak banjir sembari menunggu air surut,” ujarnya.

“Sampai sekarang pemkab, baik itu BPBD Halsel, juga belum turun ke desa kami,” tandas Yustianus.