Tandaseru — Putri Regina Dogouru, Anggota Pasukan Pengibaran Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional asal Halmahera Barat, Maluku Utara, disambut bangga Bupati Halbar James Uang dan warga Soa Tauro.

Putri pulang kampung, Selasa (24/8), usai menunaikan tugas mengibarkan bendera Merah Putih pada 17 Agustus di Istana Negara.

Penyambutan kedatangan siswi SMANS Nusantara Soa Tauro Kecamatan Jailolo itu dipusatkan di Desa Buku Maadu.

James dalam kesempatan itu memberikan apresiasi kepada SMANS Nusantara karena telah mendidik pesertanya dengan baik sehingga salah satu peserta didiknya mewakili Maluku Utara mengikuti pengibaran bendera di upacara HUT RI ke-76.

“Jujur, saya sangat bangga dan mengapresiasi guru-guru yang ada di sekolah ini, karena dari sekolah-sekolah negeri yang ada di Halbar, bahkan Maluku Utara, mengirim muridnya mengikuti seleksi Paskibraka nasional dan keluar sebagai salah satu perwakilan dari Maluku Utara,” ungkap James.

Ia berharap, ke depan sekolah-sekolah lain di Halbar bisa mengejar prestasi yang sama.

“Semoga ke depan ada Putri Regina Dogouru yang lain yang bisa lahir di sekolah ini sehingga bisa mengharumkan nama baik keluarga, sekolah, kabupaten dan juga provinsi ke depan,” harapnya.

Dalam acara penjemputan tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan beasiswa sebesar Rp 20 juta dan uang saku sebesar Rp 5 juta untuk Putri Regina.

Sementara Ketua PPI Halbar M. Samsir Ali, berharap Putri Regina setelah menjadi Paskibraka Nasional mampu memberikan motivasi kepada pelajar di Halmahera Barat bahwa ketika memiliki harapan besar untuk meraih prestasi di tingkat nasional,

“Janganlah pesimis untuk bersaing di saat memiliki kesempatan itu. Manfatkanlah sebaik mungkin karena seorang anak petani pun juga bisa menjdi Paskibraka Nasional jika memiliki kemampuan dan berani menghadapi tantangan besar untuk bersaing dengan peserta di seluruh kabupaten/kota se-Maluku Utara,” ucapnya.

Samsir menegaskan, Paskibraka bukan hanya baris-berbaris yang diajarkan, namun yang lebih penting adalah pembentukan karakter dari yang belum baik menjadi baik.

“Tanggung jawab mengibarkan bendera Merah Putih pada 17 Agustus adalah suatu amanat besar yang diberikan oleh pemerintah dan masyarakat kepada para pelajar untuk membuktikan rasa idealisme dan nasionalisme sebagai anak bangsa,” terangnya.

“Mengibarkan dan menurunkan sang Merah Putih adalah manifestasi dari rasa cinta tanah air kita sebagai anak bangsa, khususnya generasi muda masa kini dalam mengisi kemerdekaan untuk NKRI yang kita cintai,” tandas Samsir.