Tandaseru — Pemilik lahan CBD Pasar Gotalamo II Pulau Morotai, Maluku Utara, melakukan pemalangan jalan masuk pasar, Sabtu (14/8). Pasalnya, lahan yang diambil alih pemerintah daerah itu hingga kini belum dibayar.
Lahan tersebut dibeli pemda senilai Rp 500 juta lebih. Namun pembayaran belum dilunasi.
Pantauan tandaseru.com, sekira jam 7.00 WIT pagi pemilik lahan melakukan aksi pemalangan dua akses jalan masuk ke pasar.

Pemalangan jalan membuat warga kesulitan masuk untuk berbelanja.
Selain pasar, di lokasi tersebut juga ada kantor Dinas Perhubungan, Satpol-PP, CBD, Perusda, Puskesmas Daruba dan Terminal Daruba.
“Tong juga kaget, pagi-pagi tong pigi pasar bingung soalnya jalan masuk ke pasar dong so palang,” ucap Dony, salah satu pengendara roda empat.
Kepala Dishub Pulau Morotai, Ahdad Hi Hasan, kepada tandaseru.com menjelaskan, ia sudah berkoordinasi dengan Bagian Pemerintahan soal pelunasan lahan agar akses jalan ke pasar rakyat tidak terganggu.

“Keluarga Patras punya (lahan). Dari penjelasan Bagian Pemerintahan nilainya Rp 500 juta sekian terus dua bulan lalu dibayar Rp 300 juta dan sisanya Rp 261 juta sekian,” jelas Ahdad.
“Tapi itu kan kesepakatan kemarin dari pihak keluarga bilang bulan Agustus tapi karena Agustus belum ada perubahan makanya belum bisa dibayar,” sambung Ahdad.
Ahdad mengaku telah bertemu pemilik lahan tersebut untuk membicarakan pembukaan pemalangan jalan.
“Tadi saya juga sudah beri pengertian di pihak keluarga, jadi saya sama-sama pihak keluarga untuk dibuka,” tandasnya.
Tinggalkan Balasan