Tandaseru — Tahapan penerimaan calon siswa (casis) bintara tahun 2021 akan memasuki validasi oleh tim penerimaan Stafpers Kodim 1509/Labuha, Halmahera Selatan, Maluku Utara pada 10 Agustus mendatang. Validasi dilakukan sebelum para casis bertolak ke Korem 152/Baabullah di Ternate.
Dandim Labuha dalam peninjauannya menegaskan tidak ada pungutan biaya dalam penerimaan anggota bintara TNI AD.
“Status kalian sama dan kalian juga memiliki hak dan kesempatan yang sama. Selain kemampuan yang kalian miliki, jangan lupa berdoa, karena hanya Allah Tuhan Yang Maha Esa yang bisa membantu kalian,” kata Dandim Letkol Untung Prayitno didampingi Baminpers Sertu Basuki, Kamis (5/8).
Untung juga memberikan motivasi dan mengingatkan para casis untuk tidak melakukan hal-hal yang melanggar hukum.
“Perbanyak ibadah dan berdoa, karena selain kemampuan kalian, Allah Tuhan yang Maha Kuasa yang hanya bisa membantu kalian. Jadi jika di tengah perjalanan ada yang menawarkan diri untuk membantu dengan syarat memberikan sejumlah uang untuk meloloskan kalian, itu tidak benar. Tidak ada pungutan biaya. Jika ada silahan segera melapor, dan jika ada yang masih melakukan hal tersebut maka si pemberi dan penerima uang akan diproses hukum. Jadi jangan melakukan hal-hal yang bisa merugikan masa depan kalian,” tegasnya.
Ia berharap para casis percaya dengan kemampuan masing-masing. Fisik dan mental harus juga dilatih, persiapkan diri sebaik mungkin, lakukan pembinaan fisik, tidur yang teratur, serta makan makanan yang sehat agar tubuh terjaga.
“Sekali lagi saya ingatkan kalian semua sama, setaraf, dan mempunyai kesempatan yang sama, tidak dibeda-bedakan. TNI AD tidak memandang status sosial kalian, status keluarga atau anak-anaknya orang kaya atau petani. Jika memenuhi syarat maka TNI AD akan merekrut kalian, dan semoga Tuhan YME membantu,menjaga kalian dan melindungi kalian,” tandas Untung.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.