Tandaseru — Pendaftaran CPNS di Kabupaten Halmahera Selatan resmi ditutup pada 26 Juli kemarin. Dari total kuota CPNS di Halsel sebanyak 100 formasi, ada 9 formasi yang tidak ada pendaftarnya.
Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Halsel, Fajri Subhi Kambey mengatakan, jumlah kuota CPNS di Halsel terdiri dari 62 tenaga kesehatan dan 28 tenaga teknis. Jumlah total pendaftar CPNS sebanyak 1.187.
“Dari total pendaftar ini, ada 9 formasi yang tidak ada pendaftar. 9 formasi ini masing-masing memiliki 1 kuota,” jelas Fajri, Rabu (28/7).
Berikut 9 formasi yang tidak ada pendaftarnya:
- Ahli Pratama – Aspras dengan kualifikasi pendidikan S1 Kearsipan, jenis formasi disabilitas dan unit penempatannya di Inspektorat.
- Pemula – Asisten Pengolah Perikanan Tangkap, kualifikasi pendidikan D-III Perikanan, jenis formasi disabilitas, unit penempatan di Dinas Perikanan dan Kelautan.
- Ahli Pertama – Apoteker, kualifikasi pendidikan Apoteker, jenis formasi CPNS Umum, unit penempatan di Puskesmas Gane Dalam.
- Ahli Pertama – Apoteker, kualifikasi pendidikan Apoteker, jenis formasi CPNS Umum, unit penempatan di Puskesmas Sum.
- Ahli Pertama – Dokter Gigi, kualifikasi pendidikan Dokter Gigi, jenis formasi CPNS Umum, unit penempatan di Puskesmas Laluin.
- Ahli Pertama – Dokter Gigi, kualifikasi pendidikan Dokter Gigi, jenis formasi CPNS Umum, unit penempatan di Puskesmas Wayaua.
- Ahli Pertama – Dokter Gigi, kualifikasi pendidikan Dokter Gigi, jenis formasi CPNS Umum, unit penempatan di Puskesmas Jiko.
- Ahli Pertama – Perawat, kualifikasi pendidikan Ners, jenis formasi CPNS Umum, unit penempatan di Puskesmas Palamea.
- Ahli Pertama – Radiografer/Radiologi, kualifikasi pendidikan S1 Radiologi, jenis formasi CPNS Umum, unit penempatan di Puskesmas Bisui.
“9 formasi CPNS yang tidak ada pendaftar ini dinyatakan hangus. Sementara untuk jadwal pelaksanaan tes masih menunggu dari kementerian,” tandas Fajri.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.