Tandaseru — Usai pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah 2020 Kabupaten Hamahera Timur, Maluku Utara, Komisi Pemilihan Umum Haltim menggelar rapat evaluasi kinerja penyelenggara tingkat bawah (adhoc) selama tahapan Pilkada berjalan.
Ketua KPU Haltim, Mamat Jalil dalam sambutannya mengatakan, rapat evaluasi tersebut merupakan satu acuan bagi KPU untuk menghadapi hajatan demokrasi ke depan nanti.
” Evaluasi ini akan menjadi referensi, acuan maupun catatan untuk kegiatan berikutnya,” kata Mamat, Sabtu (13/3).
Menurutnya, KPU juga akan membahas berbagai macam kendala yang dialami penyelenggara adhoc selama tahapan berjalan dalam bentuk Daftar Inventarisir Masalah (DIM). Dengan begitu KPU bakal mengetahui kekurangan dan kelemahan apa yang perlu ditutupi dan dibenahi dalam kegiatan mendatang.
Mamat juga mengucapkan terima kasih kepada komisioner KPU serta seluruh penyelenggara tingkat bawah. Berkat komitmen dan tanggung jawab mereka, kata Mamat, Pilkada berjalan dengan baik dan telah dilakukan pelantikan pemenang Pilkada sebagai Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020.
“Kendatipun dalam hasil Pilkada tersebut mendapat protes dan berlanjut ke MK, akan tetapi kita telah menunjukkan kemampuan kerja kita sesuai undang-undang dan aturan sehingga kita dapat menyelesaikannya hingga penetapan dan pelantikan,” ujar dia.
Mamat pun berterimakasih kepada seluruh pengguna hak pilih di Kabupaten Halmahera Timur atas partisipasi dalam menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Haltim 2020.
“Alhamdulillah, pada Pilkada ini tingkat partisipasi naik 14 persen di mana tahun sebelumnya 62 persen, sedangkan tahun 2020 meningkat menjadi 83 persen,” kata Mamat.
Kegiatan yang dilaksanakan di Penginapan Samada ini dihadiri seluruh komisioner KPU Haltim dan seluruh penyelenggara tingkat bawah se-Kabupaten Haltim.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.