Tandaseru — Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 hari pertama di Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, berjalan aman dan lancar. Hanya saja, sebagian pejabat yang telah mendaftarkan diri sebagai relawan batal divaksin lantaran tak lolos screening kesehatan.

“Sebagian tidak memenuhi syarat saat screening, karena ketika screening mengalami hipertensi atau tekanan darah tinggi,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Tikep dr. Abdullah Maradjabessy, Senin (18/1).

Abdullah menjelaskan, yang tidak memenuhi syarat untuk diberikan vaksinasi diantaranya Kapolres, Dandim 1505/Tidore, Kepala Kejaksaan Negeri serta Pj Sekretaris Daerah Tikep.

“Kalau total tadi sebanyak 15 orang, namun karena 4 saat screening tidak memenuhi syarat makanya hanya 11 orang saja yang divaksinasi,” terangnya.

“Untuk tenaga kesehatan nanti akan dijadwalkan pada tanggal 20,” sambung Abdullah.

Lokasi yang dipakai untuk pemberian vaksin kepada 1.076 tenaga kesehatan itu sebanyak 13 lokasi.

“Yakni 10 puskesmas dan tiga tumah sakit,” kata dia.

Bagi penerima vaksin perdana hari ini, vaksinasi kedua akan dilakukan pada 2 Februari mendatang.

Sementara itu, Anggota DPRD Tikep Murad Polisiri yang juga masuk sebagai daftar penerima vaksin pertama mengaku sampai saat ini dirinya belum merasakan efek apapun.

“Sampai sekarang reaksinya tidak ada,” ungkap Ketua Partai Kebangkitan Bangsa Tikep itu.

Terpisah, Wali Kota Tikep Capt. Ali Ibrahim menyatakan vaksinasi terhadap pejabat merupakan contoh kepada masyarakat agar tak perlu ragu soal vaksin Sinovac.

“Pemerintah tetap akan mengupayakan agar proses sosialisasi nanti akan dilakukan, agar masyarakat bisa paham bahwa vaksin yang diberikan ini sebagai bentuk dari pencegahan kita dari Covid-19,” pungkasnya.