Sementara Noved Dama, salah satu warga Desa Tutuhu mengaku desa mereka terendam banjir sejak pukul 01.00 dini hari WIT.
“Mulai dari jam 1 malam air yang masuk dalam rumah itu sekitar 5 sentimeter, kalau di luar bisa sampe lutut orang dewasa,” tuturnya.
“Kalau di saya punya samping-samping rumah yang tergenang air itu ada tiga rumah RT 02 RW 05. Tetangga yang tergenang air itu punya Niklas, Jamalu, dan Petrus Pati. Kalau sekarang air yang tergenang di dalam rumah sudah mulai surut sekitar jam 5 pagi tapi untuk hujan masih,” terangnya

Ia mengaku, tahun lalu pernah terjadi banjir seperti ini, karena saluran got tidak berfungsi lagi.
“Terus yang menjadi kendala lagi karena di sini got-got yang menjadi jalan air sudah tidak berfungsi,” katanya.
Noved bilang, sepanjang malam ia dan keluarga tak bisa tidur. Meski begitu, mereka memilih tetap di rumah dan tak mengungsi.
“Tara bisa tidur karena torang tidur biasa baalas di lantai. Sementara itu banjir jadi tidak bisa tidur, hanya bisa duduk-duduk saja sampe pagi,” imbuhnya.
“Dari Ketua BPD Desa Tutuhu ada datang periksa lagi, tapi dia cuman bilang nanti torang kasih masuk di grup Info Morotai deng tong basuara di DPRD,” tambah dia.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.