Tandaseru — Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Din Aswan dilantik sebagai Ketua Panitia Pelaksana Sidang Sinode ke-XXIX Gereja Masehi Injil Halmahera (GMIH) Morotai tahun 2022. Meski ramai diperbincangkan publik, Din menjamin penunjukan tersebut tidak menjadi masalah.
Din Aswan ketika dikonfirmasi sejumlah awak media di kediamannya, Senin (9/11) mengaku penunjukan tersebut merupakan kemauan Bupati Benny Laos, bukan keinginannya pribadi.
“Hal ini saya sudah sampaikan ke Pak Bupati. Saya bilang ‘Pak Bupati, saya ini jaga sering sakit, saya seorang imam, seorang yang dipanggil ustaz, seorang haji’. Mungkin Pak Bupati tahu NU itu moderat dan tidak radikal,” ungkap Din.
Din bilang, masalah pemberian jabatan sebagai Ketua Panitia juga sudah dibahas di internal NU Morotai dan tidak menjadi masalah. Bahkan dirinya sudah melakukan koordinasi dengan Ketua Wilayah NU Provinsi dan dianggap tidak bermasalah.
“Di internal sendiri sudah didiskusikan. Mereka juga berpandangan seperti itu, tidak ada masalah. Saya juga sudah koordinasi dengan Ketua Wilayah NU Provinsi,” tuturnya.
Dengan berbagai pertimbangan, Din akhirnya menjadi Ketua Panitia. Hal ini disebutnya juga sudah sesuai dengan lima prinsip NU yang wajib diikuti oleh anggotanya.
“Memang prinsip NU pertama tasamuh itu toleransi, kedua tawasuth atau moderat beragama, (dimana) NU tidak terlalu fanatik mendakwakan agama. Ketiga keseimbangan (tawazun), bagaimana membangun harmonisasi warga masyarakat. Saya salut Morotai bangkit, Bupati bagus, saya lihat sendiri, dan amar makruf nahi munkar. Kalau lima prinsip dasar NU kita pakai maka Morotai daloha,” jelasnya.
Din menambahkan, statusnya hanya ketua saja. Namun pekerjaan maupun kegiatan sidang diatur oleh panitia secara internal.
“Saya juga akan meminta, pasti hasil akan disampaikan dan saya akan meminta hasilnya. Saya dilantik jadi Ketua dan Ketua Sinode Pak Demianus Ice yang lantik. Di dalam kepengurusan selain saya juga ada Haji Abdul Karim sebagai Koordinator Transportasi,” tandasnya.
Data yang dihimpun tandaseru.com, pelantikan panitia itu dilaksanakan pada Sabtu (7/11) di Gereja Eben Haezer Desa Sabatai Baru, Kecamatan Morotai Selatan. Rangkaian kegiatannya termasuk ibadah syukuran HUT Gereja Eben Haezer yang ketiga serta tiup lilin dan pemotongan kue.
Sedangkan nama-nama Panitia Pelaksana Sidang Sinode XXIX GMIH Tahun 2022 berdasarkan Surat Keputusan 2530/A-2/Kpts/XXVIII/2020 adalah Ketua Din Aswan, Wakil Ketua I Kepala Badan Pemberdayan Masyarakat Desa Morotai Alex Wermasubun, dan Wakil Ketua II Anggota DPRD Judi Robert Dadana.
Lalu Seksi Acara Sherly Tjoanda yang juga istri Bupati Morotai sebagai Koordinator, Koordinator Seksi Transportasi Abdul Karim, Koordinator Seksi Kesehatan Kepala Dinas Kesehatan dr. Giscar Kroons dan Ketua RSUD Morotai dr. Toni Humbas. Sementara Seksi Usaha Dana adalah dua anggota DPRD Deny Garuda dan Richard Samatara.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.