Tandaseru — Kecelakaan lalu lintas yang memakan korban jiwa kembali terjadi di jalan Trans Halmahera Utara, Maluku Utara, Senin (12/10). Lakalantas tersebut terjadi di Desa Waiteto Kecamatan Kao Utara.

Kapolres Halmahera Utara AKBP Priyo Utomo melalui Kasubag Humas Polres IPTU Mansur Basing mengungkapkan, lakalantas tersebut diduga terjadi sejak Minggu (11/10) malam. Namun baru diketahui warga Senin siang lantaran lokasi kecelakaan jauh dari perkampungan.

Awalnya, Bhabinkamtibmas Bripka Jenwis Popoko mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada lakalantas yang terjadi di jalan trans Desa Waiteto. Mendengar informasi tersebut, petugas langsung turun ke tempat kejadian perkara untuk mengecek kebenarannya.

“Sesampainya di TKP, langsung dilakukan pemeriksaan dan diketahui kondisi korban sudah meninggal dunia. Dimana tubuh korban sudah terkujur kaku dan mengeluarkan aroma tidak sedap. Kendaraan yang digunakan korban yakni Suzuki Smash berwarna biru tanpa TNKB,” ungkap Mansur.

Mansur bilang, di tubuh korban tidak ditemukan petunjuk identitas. Jenazah lalu dibawa ke Puskesmas Daru untuk divisum. Berdasarkan hasil koordinasi Polsek Kao Utara dengan Kasat Lantas Polres Halut, diputuskan membawa jenazah korban ke RSUD Tobelo untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Korban kemudian dibawa menggunakan ambulans Puskesmas Daru menuju RSUD Tobelo. Sesampainya di pertigaan Desa Paca Kecamatan Tobelo Selatan, sejumlah warga kemudian menahan ambulans tersebut dan menegaskan bahwa korban merupakan Galang, salah satu kerabat warga di situ,” sambung Mansur.

Begitu warga diizinkan melihat jasad korban, salah satu perempuan langsung menangis histeris dan menyatakan bahwa korban adalah Galang, kerabatnya. Korban sendiri bernama asli Sakeus Moloku Nyie (35 tahun), warga Desa Mawea Kecamatan Tobelo Timur.

“Tindakan yang dilakukan yakni mengamankan TKP, membawa korban ke Puskesmas Daru dengan mengunakan mobil ambulans dan kemudian ke RSUD Tobelo, mengamankan barang bukti berupa satu unit kendaraan roda dua jenis Suzuki Smash warna biru hitam. Dugaan sementara korban mengalami kecelakaan sejak semalam karena keadaan jenazahnya sudah kaku dan mulai mengeluarkan aroma tidak sedap,” tandas Mansur.