Tandaseru — Pengamanan Pilkada 2020 di Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara melibatkan setidaknya 204 personel polisi. Ini diungkapkan Kapolres Haltim AKBP Eddy Sugiharto, Jumat (4/9).
Saat memimpin apel pengecekan personel untuk kesiapan pengamanan Pilkada 2020, Eddy bilang tujuan apel tersebut adalah untuk memastikan kesiapan anggota dalam melaksanakan pengamanan Pilkada 2020. Mulai dari tahapan pendaftaran hari ini sampai dengan pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih.
“Apel kesiapan pengamanan pemilihan bupati dan wakil bupati mulai dari tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota seperti diatur dalam Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2020,” tutur Eddy.
Karena itu, dalam Pilkada kali ini diturunkan 204 personel. 159 dari Polres Haltim dan 45 personel BKO Polda Maluku Utara.
“Pilkada tahun ini merupakan pemilu yang memiliki kompleksitas kerawanan dan karakteristik yang khas karena untuk pertama kali dilaksanakan di tengah adanya masalah pandemi, yakni wabah Covid-19 yang melanda dunia, nasional dan khususnya wilayah Haltim. Perkuat soliditas dan sinergitas dalam tugas terhadap instansi vertikal, TNI dan aparatur pemerintah, dari kalangan atas sampai bawah. Hal ini untuk menyukseskan jalannya pilkada di wilayah Haltim,” pesan Eddy.
Ia juga mengingatkam, perbedaan pilihan partai dan kandidat bukanlah masalah.
“Karena itu, kami mengajak kepada seluruh masyarakat Halmahera Timur untuk menyukseskan Pemilhan Bupati dan Wakil Bupati secara aman dan damai,” tandasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.