Tandaseru — Komisi III DPRD Kota Ternate, Maluku Utara mengagendakan pemanggilan terhadap Kepala Dinas Pendidikan terkait pembelajaran menggunakan TV kabel. Pasalnya, metode tersebut dinilai tak efektif.
Ketua Komisi III Anas U. Malik menuturkan, pemanggilan Diknas akan dilakukan pada Kamis (3/8). Diknas bakal diminta menjelaskan tentang pembelajaran melalui TV kabel.
“Pembelajaran menggunakan TV kabel harus merata di seluruh Kota Ternate, sehingga yang di bagian utara, barat, pulau dan selatan juga bisa menikmati siaran TV kabel seperti yang diwacanakan oleh Pemkot,” tutur Anas, Selasa (1/9).
“Ketika Pemkot mau pakai TV kabel ya semua harus merata. Jangan hanya di Kecamatan Ternate Tengah, tapi bagian utara, barat, selatan dan pulau juga harus merata,” jelas politikus Partai Golkar ini.
Anas menegaskan, Pemkot harus lebih tegas dalam penanganan Covid-19 dan peningkatan zona oranye ke hijau. Dengan begitu sekolah bisa secepatnya diaktifkan kembali.
“Karena ini sudah jadi polemik di masyarakat,” ujarnya.
Menurut Anas, langkah pemerintah menurunkan aparat keamanan untuk razia masker sudah benar dan merupakan langkah yang positif dalam memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.
“Selain TV kabel, Diknas juga harus menyiapkan sekolah di tengah pandemi, tentunya dengan skema. Meski daring dan luring ada tapi itu kan cuma wacana, di lapangan ini tidak efektif,” terangnya.
Anas bilang, hampir semua sekolah justru tidak ada daring, pasalnya banyak keluhan dari siswa dan orang tua mulai dari tidak memiliki handphone Android hingga keluhan harus membeli pulsa data untuk akses internet.
“Karena sampai saat ini belum ada kebijakan soal pulsa. Kendala orang tua juga tidak ada HP, ditambah dengan pendampingan orang tua di saat anak melakukan daring atau luring,” paparnya.
Pemkot pun disarankan lebih fokus mengeluarkan Ternate dari zona oranye ke zona hijau. Tujuannya agar sekolah bisa segera dibuka seperti biasa.
“Karena tidak semua orang memiliki TV kabel, ada juga yang pakai Indihome. Termasuk saya pakai Indihome, tidak ada TV kabel,” tandasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.