Tandaseru — Pemerintah Provinsi Maluku Utara didesak segera melakukan pembayaran gaji guru honorer daerah (Honda) pasca APBD-Perubahan 2023 diketok.

Anggota Komisi IV DPRD Maluku Utara Ruslan Kubais mengatakan, jumlah tenaga guru Honda tahun 2023 tercatat sebanyak 1.652 yang belum menerima haknya.

“Mereka ini mengabdi di 10 kabupaten/kota di Maluku Utara,” ujar Ruslan saat ditemui di Kota Ternate, Selasa (10/10).

Ruslan bilang, tunggakan pembayaran gaji para guru Honda terjadi sejak Februari-Oktober 2023. Ia khawatir, keterlambatan ini akan berpengaruh pada proses pembelajaran.

“Harapan besar kami adalah gaji guru Honda ini secepatnya dibayarkan, sehingga tidak mempengaruhi proses pembelajaran,” katanya.