Tandaseru — Mantan Ketua KNPI Provinsi Maluku Utara Abubakar Abdullah tampil sebagai narasumber dalam diskusi pemuda yang digelar DPD KNPI Malut di kafe Sabeba Kota ternate, Rabu (9/8) malam.

Sekretaris DPRD Malut ini tampil bersama tiga mantan ketua lainnya, yakni A Malik Ibrahim, Thamrin Ali Ibrahim dan Irman Saleh.

“KNPI secara historis dilahirkan untuk mengambil peran dalam kontribusi terhadap penciptaan stabilitas pembangun, sekaligus sebagai unsur perekat kemajemukan bangsa,” ungkap Abubakar.

Mantan ketua KNPI dua periode ini menyebutkan, sebagai organisasi kepemudaan terbesar di Indonesia, KNPI sudah semestinya membicarakan hal-hal strategis, termasuk berkaitan dengan transformasi kepemimpinan nasional maupun di daerah.

“Pilihan strategis adalah cara kita merespon dinamika yang berkembang sekaligus perubahan-perubahan yang terjadi hari ini di era disrupsi,” jelas pria yang digadang-gadang sebagai calon kuat Wali Kota Ternate ini.

Ia menjelaskan, KNPI tidak bisa menarik garis pemisah atau cenderung menjadi oposisi pemerintah karena tugas utama adalah menciptakan stabilitas kebangsaan.