Tandaseru — DPD KNPI Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara menyambut baik karateker Bupati Haltim yang ditunjuk Gubernur Maluku Utara. Penunjukan karateker ini menyusul berlangsungnya Pilkada serentak 2020 di Haltim.

Ketua DPD KNPI Haltim Zulkifli Djafar mengatakan, ada beberapa hal mendasar yang mendorong KNPI Haltim menyambut kedatangan siapapun karateker bupati, termasuk Buyung Radjilun.

Menurut dia, saat ini Haltim kekosongan pejabat strategis seperti bupati, wakil bupati, maupun sekretaris daerah (sekda). Sejak awal kekosongan kursi wakil bupati pada 2018, Gubernur seharusnya telah mendesak bupati Haltim saat itu untuk mengisi kekosongan yang ada.

Selain itu, Haltim saat ini seakan tersandera karena Sekda Moh Abdu Nasar yang diharapkan menjadi pengendali birokrasi akibat kekosongan yang ada justru ikut maju bertarung sebagai calon bupati Haltim.

“Demi memastikan keberlangsungan tata kelola pemerintahan dan aktivitas pelayanan publik tetap berjalan, maka menjadi sebuah keniscayaan hadirnya karateker Bupati Haltim,” tegas Zulkifli, Kamis (24).

Dia menambahkan, di tengah ketidakpastian dan kecemasan publik akibat pandemi Covid-19 yang masih terus mewabah hingga kini, tampuk kekuasaan di Haltim tidak boleh dibiarkan kosong. Pengisian kekosongan dengan cepat secara langsung akan ikut mendorong upaya memutus mata rantai Covid-19.

Sementara terkait stabilitas politik dan keamanan rakyat, baik sebelum maupun setelah Pilkada 2020, harus menjadi pertimbangan Gubernur Malut dalam proses pengisian karateker bupati Haltim. Hal itu dimaksudkan agar tampuk kepemimpinan yang ada dapat mengawal dan memastikan pesta demokrasi sebagai wujud konstitusional rakyat dapat berjalan dengan lancar, aman dan sejuk.

“Oleh karena itu, saya mengajak kepada semua elemen daerah untuk menyambut baik Plt Bupati Haltim yang ditugaskan Gubernur Malut nanti. Mau dari kalangan mana dan latar belakang apa, itu tidak penting, yang lebih penting adalah kita semua harus turut serta membantu tugas pemerintah, demi sukses pembangunan dan sukses Pilkada 2020,” harapnya.(pn)