Tandaseru — Usai mencuatnya aksi vandalisme di ruangan Sekretaris Daerah Kota Ternate, Maluku Utara, Jusuf Sunya, Kepala Satpol PP dan Linmas Fhandy Mahmud menyatakan akan lebih memperketat pengawasan.

Fhandy mengaku, pihaknya kecolongan dalam pengawasan di pos jaga kantor wali kota.

Menurut kesaksian 8 petugas yang piket sejak 12 Juni malam, ada 2 orang tak dikenal masuk ke Kantor Wali Kota. Hanya saja, kata Fhandy, petugas Satpol mengira itu adalah petugas cleaning service (petugas kebersihan).

“Jam-jam seperti itu banyak petugas yang ketiduran. Jadi sejak kasus ini kami mulai tingkatkan pengawasan terhadap aktivitas kantor,” terangnya.

Ia bilang, mulai hari ini tidak ada lagi pengunjung atau tamu yang masuk tanpa izin. Bahkan untuk orang umum yang akan menggunakan lapangan bulutangkis di lapangan area kantor pun tidak dibolehkan.