Tandaseru — Dinas Pertanian dan Dinas Pangan Maluku Utara melakukan sinkronisasi data produksi tanaman pangan dan tanaman hortikultura dengan tingkat kebutuhan masyarakat Malut.

“Kami hari ini, Dinas Pertanian mengundang Dinas Pangan dan Disperindag untuk menyatukan data antara produksi, kebutuhan serta pasokan kebutuhan masyarakat yang didatangkan dar luar, baik itu kebutuhan pangan maupun tanaman hortikultura,” ungkap Kepala Dinas Pertanian Malut Muhtar Husen.

Sinkronisasi data ini untuk mengetahui berapa besar kebutuhan masyarakat, dan berapa besar kebutuhan masyaralat yang masih didatangkan dari daerah luar.

”Dinas Pangan menghitung berapa besar kebutuhan masyarakat, tugas Dinas Pertanian berapa besar produksinya, baik tanaman hortikultura, perkebunan, bahkan sampai pada kebutuhan daging,” bebernya.

Langkah ini dilakukan lantaran ada beberapa daerah saat ini tingkat kebutuhannya terhadap tanaman pangan sangat tinggi, terutama daerah pertambangan misalnya Halmahera Tengah, Halmahera Timur, Halmahera Selatan dan Halmahera Utara. Untuk itu perlu diantisipasi.