Tandaseru — Demi meningkatkan daya pengawasan penataan wilayah yang telah tertuang dalam RPJMD, Dinas Lingkungan Hidup dan Perumahan Pemukiman (DLH-Perkim) Halmahera Barat, Maluku Utara, mengirim empat ASN mengikuti pelatihan manajemen lingkungan berbasis jasa ekosistem.
Kepala Dinas LH-Perkim Halbar Adrisal Hena mengatakan, instansinya tengah meningkatkan kinerja dengan cara pengembangan kemampuan ASN. Karena itu, empat ASN diberi kesempatan mendalami cara cepat pengendalian lingkungan dan perusakan lingkungan termasuk pengolahan sampah yang tertuang dalam program Spasial.
“Kegiatan akan dilaksanakan di Pusat Studio GIS Prodi Manajemen Pengelolaan Lingkungan Universitas Gajah Mada, maka ini pertama saya sudah libatkan empat orang ASN DLH-Perkim,” ungkap Adrisal, Selasa (8/2).
Menurut Adrisal, usai mengikuti pelatihan itu para ASN dapat menerapkan analisis daya dukung dan tampung khusus di sektor lingkungan berbasis jasa ekosistem yang sudah ada pada permodelan.
“Nantinya akan menentukan kita mengawal penentuan Kajian Lingkungan Hidup Strategis Kabupaten, sebagai pedoman kebijakan lingkungan dalam pembangunan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengawalan serta pengawasan kebijakan lingkungan pemerintahan untuk pembangunan suatu kabupaten atau daerah membutuhkan keahlian dalam program Spasial karena lingkungan harus ada manajemennya.
“Jadi di dinas di kabupaten/kota harus ASN memiliki keahlian itu dalam hal manajemen lingkungan hidup, dan mempersiapkan aparatnya menjaga lingkungan yang akan tertuang dalam RPJMD dan RTRW,” tandas Adrisal.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.