Tandaseru — Pemerintah pusat telah memastikan kembali melanjutkan program Bantuan Presiden (Banpres) produktif atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sebelumnya, bantuan untuk pemulihan ekonomi akibat dampak Covid-19 ini telah diberikan pemerintah pada tahun 2020.

“Iya tahun 2021 ini ada lagi Banpres itu,” ujar Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara, Syaiful Bahri Latif saat dikonfirmasi, Senin (12/4).

Syaiful mengatakan, bantuan yang disalurkan kali ini adalah separuh dari jumlah yang disalurkan tahun sebelumnya.

Sebelumnya, bantuan tersebut diberikan sebesar Rp 2,4 juta per orang. Namun tahun 2021 yang diberikan 50 persen dari total sebelumnya atau sebesar Rp 1,2 juta per orang.

“Tahun ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini mengalami penurunan, yakni setiap pelaku usaha mendapatkan hanya Rp 1,2 juta,” jelasnya.

Ia mengaku, penurunan besaran yang diterima sesuai dengan peraturan menteri.

“Kemungkinan juga karena faktor keuangan,” terangnya.

Meski sudah mendapatkan informasi akan adanya pencairan bantuan tersebut, Syaiful bilang belum tahu pasti kapan disalurkan untuk Kota Tikep.

“Sampai sekarang untuk tahun 2021 semua daerah di Maluku Utara rata-rata belum cair. Yang cair ini kemungkinan di daerah luar Maluku Utara, tapi informasi katanya dana sudah ada, tinggal disalurkan saja,” sambungnya.

Syaiful menambahkan, data calon penerima bantuan untuk Kota Tikep sebanyak 8 ribu lebih. Namun yang telah disalurkan tahun sebelumnya sebanyak 3 ribu lebih.

“Jadi masih sisa 5 ribu lebih yang belum. Kemungkinan di tahun 2021 ini untuk sisa kuota yang belum terima itu,” pungkasnya.