Tandaseru – Ketua Komisi III DPRD Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, Ardiansyah Fauji, melakukan peninjauan mendadak ke Stadion Marimoi, Selasa (17/2/2026), menyusul ambruknya pagar beton stadion sepanjang 100 meter pada Senin malam sebelumnya. Langkah ini diambil guna memastikan keselamatan publik mengingat stadion tersebut tengah menjadi pusat aktivitas olahraga skala nasional.
Kondisi kerusakan pagar terpantau cukup parah. Dalam tinjauan lapangan tersebut, politikus PDI Perjuangan ini menyempatkan diri berdiskusi dengan warga sekitar untuk menggali kronologi kejadian serta membahas langkah penanganan pasca-kerusakan.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami akan segera berkoordinasi dengan instansi teknis untuk memastikan penyebab ambruknya pagar Stadion Marimoi ini,” tegas Ardiansyah di lokasi kejadian.
Urgensi perbaikan ini semakin mendesak lantaran Stadion Marimoi saat ini berstatus sebagai homebase Malut United dalam ajang Elite Pro Academy (EPA) Super League yang sedang bergulir. Sebagai fasilitas publik yang aktif digunakan, area yang rusak dinilai dapat membahayakan penonton maupun atlet.
DPRD Tidore Kepulauan menyatakan akan mendalami tiga kemungkinan penyebab robohnya pagar beton tersebut, yakni:
- Faktor cuaca ekstrem.
- Kualitas konstruksi bangunan.
- Faktor eksternal lainnya yang memerlukan perhatian serius.
Sebagai pimpinan komisi yang membidangi infrastruktur dan kesejahteraan rakyat, Ardiansyah memastikan mendorong pemerintah daerah melakukan percepatan perbaikan agar stadion dapat kembali digunakan dengan aman dan nyaman.
“Kami mengimbau warga untuk sementara waktu tidak mendekati area pagar yang rusak hingga proses perbaikan selesai dilakukan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.