Tandaseru – Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muchsin, mengingatkan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar lebih realistis dalam menyusun perencanaan pembangunan menyusul kondisi keuangan daerah yang masih menantang. Hal ini disampaikan Helmi saat membuka Forum OPD dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Labuha, Rabu (11/2/2026).
Helmi mengungkapkan, berkurangnya nilai transfer dari pemerintah pusat menjadi faktor utama yang memengaruhi kelonggaran anggaran daerah. Kondisi fiskal tersebut mengharuskan pemerintah daerah melakukan efisiensi belanja secara ketat dan mempertajam skala prioritas program agar target pembangunan tetap tercapai secara optimal.
Selain masalah anggaran, ketimpangan wilayah antara daratan utama dan wilayah kepulauan menjadi sorotan utama. Helmi mengakui bahwa akses terhadap infrastruktur, pelayanan publik, serta pertumbuhan ekonomi masih belum merata. Ia menegaskan, dokumen RKPD 2027 tidak boleh sekadar menjadi formalitas tahunan, melainkan harus menjadi solusi konkret atas kebutuhan dasar masyarakat.
Di tengah keterbatasan tersebut, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan mencatatkan sejumlah capaian positif pada indikator makro. Indeks pelayanan publik mengalami kenaikan signifikan dari angka 2,23 pada tahun 2024 menjadi 3,35 dengan kategori B pada tahun 2025. Tren positif juga terlihat dari angka kemiskinan yang berhasil ditekan dari 5,63 persen menjadi 4,81 persen, serta kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 64,83 menjadi 69,05.
Meskipun indikator makro membaik, Wakil Bupati menekankan aspek ketahanan pangan dan pemerataan pembangunan masih membutuhkan perhatian serius. Sebagai strategi utama, Pemkab Halsel akan mendorong pendekatan pembangunan berbasis zonasi dan memperkuat sektor agromaritim sebagai pilar pertumbuhan ekonomi daerah di masa depan.
Helmi berharap melalui forum ini, perencanaan pembangunan tahun 2027 menjadi lebih terarah dan terukur, sehingga mampu secara efektif mengurangi kesenjangan antarwilayah di Bumi Saruma.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.