Tandaseru — Personel Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Polda Maluku Utara memperketat pengawasan keselamatan pelayaran dengan menggelar pemeriksaan menyeluruh terhadap armada speedboat penumpang di Pelabuhan Bastiong, Ternate, Minggu (8/2/2026). Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi dini guna memastikan seluruh angkutan laut dalam kondisi laik jalan dan meminimalisasi risiko kecelakaan di perairan Maluku Utara.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menyisir berbagai aspek krusial mulai dari ketersediaan alat keselamatan seperti life jacket, kelengkapan dokumen pelayaran, fungsi alat navigasi, hingga pemeriksaan Surat Persetujuan Berlayar (SPB). Pengecekan teknis ini dilakukan untuk memastikan armada yang beroperasi tidak hanya tertib secara administrasi, namun juga benar-benar siap menghadapi dinamika kondisi di laut.

Dirpolairud Polda Malut, Kombes Pol Azhari Juanda, menegaskan kegiatan rutin ini merupakan komitmen kepolisian menjaga keamanan transportasi publik di wilayah perairan. Menurutnya, standar keselamatan tidak boleh ditawar karena berkaitan langsung dengan perlindungan nyawa manusia.

“Kesiapan alat keselamatan dan navigasi adalah hal krusial. Ini menyangkut nyawa penumpang dan awak kapal. Pemeriksaan ini wajib hukumnya untuk menciptakan pelayaran yang aman dan nyaman,” tegas Azhari.

Selain melakukan pemeriksaan fisik, Polairud juga memberikan edukasi kepada para pemilik jasa angkutan dan motoris agar disiplin merawat mesin serta mematuhi kapasitas muatan. Polairud melarang keras adanya praktik kelebihan muatan (overload) yang seringkali menjadi pemicu kecelakaan saat terjadi cuaca buruk.

Azhari juga mengingatkan seluruh pihak agar selalu memantau perkembangan cuaca dari otoritas terkait sebelum memutuskan lepas sandar. Ia meminta para motoris tidak meremehkan faktor alam demi mengejar waktu perjalanan.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Kami meminta agar para motoris dan masyarakat tidak memaksakan diri berangkat jika melihat tanda-tanda cuaca buruk seperti gelombang tinggi atau angin kencang,” tutupnya.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Ika Fuji Rahayu
Reporter