Tandaseru – Tim gabungan terus melakukan pendataan dan evakuasi terhadap penumpang kapal yang mengalami musibah di perairan Bibinoi. Berdasarkan data terbaru yang berhasil dihimpun dari posko darurat, tercatat sebanyak 59 orang masuk dalam daftar manifes korban, mencakup penumpang dewasa maupun anak-anak.
Dari total 59 korban tersebut, mayoritas dinyatakan selamat namun beberapa di antaranya memerlukan perawatan medis intensif. Berdasarkan catatan di lapangan, sebanyak 3 orang mengalami luka-luka dan telah dirujuk untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Kabar duka juga menyelimuti proses evakuasi, di mana tim mengonfirmasi 1 orang meninggal dunia. Sementara itu, 1 orang dinyatakan hilang dan masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan, yakni Dr. Wildan (50) asal Mandaong.
Berikut nama-nama penumpang yang dihimpun dari data manifest penumpang:

Penumpang yang terlibat dalam musibah ini berasal dari berbagai daerah, di antaranya Ternate, Pigaraja, Wayakuba, Babang, Mandaong, dan KMP Makian. Data menunjukkan proporsi korban terdiri dari 28 laki-laki dan 31 perempuan. Beberapa di antaranya merupakan anak-anak berusia balita hingga remaja.
Hingga berita ini diturunkan, petugas di posko kesehatan masih terus melakukan verifikasi data untuk memastikan seluruh identitas korban sesuai dengan alamat asalnya. Keluarga korban mulai mendatangi posko untuk mencari informasi terkait kondisi kerabat mereka.
Upaya pencarian satu korban yang masih hilang terus dioptimalkan dengan memperluas radius penyisiran di sekitar titik koordinat tenggelamnya kapal.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.