Tandaseru — Anggota MPR-RI R. Graal Taliawo melakukan sosialisasi Empat Konsensus Negara Indonesia bersama SMK 2 Ternate, Maret 2026. Kegiatan ini dihadiri kepala sekolah, guru, dan siswa-siswi.

Senator Graal memulai pemaparan secara interaktif dengan siswa-siswi. Ia bertanya guna menggali wawasan kebangsaan mereka.

“Indonesia memiliki empat konsensus dalam bernegara. Ada yang tahu apa saja?” tanya Graal.

Beberapa siswa menjawab dengan lantang, “Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.”

Senator R. Graal Taliawo melakukan sosialisasi Wawasan Kebangsaan di SMK Negeri 2 Ternate. (Istimewa)

Tak hanya itu, ia juga menjelaskan dengan tuntas mengenai lembaga kekuasaan di Indonesia dan struktur kelembagaannya. Menurutnya, warga negara termasuk remaja perlu memiliki intelektualitas alias terdidik supaya bisa berpolitik secara berkualitas. Ini sesuai salah satu tujuan dilaksanakannya kegiatan sosialisasi.

Laki-laki kelahiran Wayaua, Bacan, Halmahera Selatan, ini kemudian memantik diskusi mengenai makna setiap konsensus. Ia juga menjelaskan secara spesifik mengenai Hak Asasi Manusia mengacu pada Pasal 28 UUD 1945.

“Hak asasi melekat pada setiap manusia tanpa terkecuali. Di mana ada hak warga negara, bersamaan dengan itu ada kewajiban negara untuk menyediakannya,” ujarnya.

​Pada sesi tanya jawab, ada siswa bertanya, “Mengapa bentuk negara Indonesia adalah kesatuan bukan federal? Mengingat kita adalah wilayah pulau-pulau yang memiliki karakteristik masing-masing.”

Senator Graal kemudian menjelaskan sejarah Indonesia sejak zaman dulu hingga kemudian berbentuk kesatuan sekarang ini.

Pada pengujung kegiatan, pihak sekolah menyampaikan rasa terima kasih dan harapannya atas kegiatan ini.

“Terima kasih atas kehadiran dan kunjungan Pak Graal di SMK 2 Ternate,” ucap pihak sekolah.

Kegiatan ini begitu mereka sambut baik karena positif menambah pengetahuan siswa-siswi. Para siswa menanggapi dengan hal serupa.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi saya untuk mengingat kembali pengetahuan tentang makna bangsa dan negara Indonesia lebih mendalam,” kata seorang siswi.

Selaras dengan itu, pegiat politik gagasan ini juga berharap kegiatan sosialisasi seperti ini bisa turut berperan menumbuhkembangkan rasa kebangsaan Indonesia kita.

Sahril Abdullah
Editor
Sahril Abdullah
Reporter