Tandaseru – Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kekayaan Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe. Berdasarkan perbandingan data laporan “Awal Menjabat” dengan laporan “Periodik 2025”, total harta kekayaannya tercatat naik sekitar Rp650.299.836.
Berdasarkan dokumen LHKPN yang dilaporkan pada 10 April 2025 (Khusus – Awal Menjabat), Sarbin memiliki total harta sebesar Rp5.533.312.071. Namun, dalam laporan terbaru yang disampaikan pada 27 Januari 2026 (Periodik – 2025), angka tersebut melonjak menjadi Rp6.183.611.907.
Rincian Perbandingan Harta
Kenaikan harta tersebut paling mencolok terlihat pada aset berupa Kas dan Setara Kas. Berikut adalah rincian perbandingannya:
- Tanah dan Bangunan: Nilai aset ini tetap stabil di angka Rp870.000.000. Sarbin tercatat memiliki lima bidang tanah dan bangunan yang seluruhnya berlokasi di Kota Tidore Kepulauan.
- Alat Transportasi dan Mesin: Terjadi penurunan nilai pada sektor ini. Pada awal menjabat nilainya sebesar Rp200.000.000, namun dalam laporan terbaru turun menjadi Rp190.000.000. Aset ini berupa satu unit mobil Toyota Rush tahun 2022.
- Harta Bergerak Lainnya: Nilai kategori ini mengalami kenaikan dari Rp37.000.000 menjadi Rp120.000.000.
- Kas dan Setara Kas: Ini merupakan penyumbang kenaikan terbesar. Awalnya berjumlah Rp4.426.312.071, kini meningkat menjadi Rp5.003.611.907.
Status Laporan
Kedua dokumen LHKPN tersebut telah dinyatakan memiliki Status Verifikasi Administratif Lengkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam kedua laporan tersebut, Sarbin tercatat tidak memiliki hutang, sehingga total harta kekayaan bersihnya sama dengan total sub-total hartanya.
Pengumuman ini merupakan bagian dari kewajiban penyelenggara negara sesuai dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.