Tandaseru — Sejumlah massa yang tergabung dalam Perkumpulan Aktivis Maluku Utara (PA-Malut) Jakarta menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPP Partai Demokrat, Rabu (8/4/2026). Massa mendesak pengurus pusat partai untuk turun tangan memberikan perlindungan hukum bagi kadernya, Aksandri Kitong, yang dinilai menjadi korban manipulasi informasi digital.
Koordinator lapangan aksi, Usama Ait, menyatakan kasus yang menjerat kader di daerah tersebut berawal dari penggunaan tangkapan layar percakapan internal yang dipotong dari konteks aslinya. Menurutnya, praktik “fragmentasi informasi” ini merupakan bentuk pembunuhan karakter yang berbahaya bagi kebebasan berorganisasi.
“Ketika percakapan internal dipreteli dan dilempar ke publik tanpa konteks, itu adalah manipulasi. Jika hal ini dibiarkan, ruang diskusi kritis dalam organisasi akan mati karena ketakutan akan kriminalisasi,” ujar Usama di sela-sela aksi.
Dalam tuntutannya, PA-Malut menyampaikan empat poin utama kepada DPP Partai Demokrat dan aparat penegak hukum:
- Penerapan Restorative Justice: Meminta Polri mengedepankan pendekatan persuasif untuk meredam polarisasi sosial akibat konflik komunikasi digital.
- Stop Kriminalisasi Diskusi Internal: Mendesak penghentian proses hukum terhadap percakapan organisasi yang bersifat privat.
- Pendampingan Hukum: Mewajibkan DPP Partai Demokrat memberikan perlindungan politik dan hukum bagi kadernya.
- Komitmen Damai: Menagih kesepakatan damai yang telah dibuat pada 29 Maret 2026 di Halmahera Utara.
Usama juga mengingatkan situasi di Halmahera Utara saat ini dalam fase rekonsiliasi pasca-insiden pawai obor 20 Maret lalu. Ia menilai upaya damai tersebut dapat terancam gagal jika konflik yang dipicu oleh framing digital terus diproses secara hukum.
“Halmahera Utara memiliki kearifan Hibua Lamo. Kami meminta semua pihak mengedepankan dialog ketimbang laporan polisi demi menjaga stabilitas daerah,” pungkasnya.
Aksi yang berlangsung di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian tersebut berjalan tertib hingga massa membubarkan diri pada sore hari.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.