Tandaseru – Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, mulai mematangkan persiapan pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serentak yang akan dilaksanakan di 102 desa pada tahun 2026. Hal ini dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Daerah Ricky Chairul Richfat, Selasa (7/4/2024).
Rapat yang berlangsung di ruang pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat teras, di antaranya Kepala BPKAD Joko Lelono, Kepala DPMD Khalid Abbas, Kabag Hukum Ifdal Rajak, Kabag Pemerintahan Ibnu Thamrin, Asisten III Badalan Uat, serta jajaran teknis dari DPMD dan Bagian Pemerintahan.
Dalam arahannya, Sekda Ricky Chairul Richfat menegaskan bahwa sinergi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi kunci utama kesuksesan agenda besar tingkat desa tersebut. Ia meminta seluruh perangkat daerah memastikan tahapan pemilihan berjalan transparan dan sesuai dengan regulasi.
“Kita ingin memastikan seluruh tahapan berjalan dengan baik dan transparan. Koordinasi lintas OPD sangat penting agar tidak ada kendala teknis maupun administrasi di lapangan nanti,” ujar Ricky.
Lebih lanjut, Ricky menekankan agar instansi terkait memberikan perhatian khusus pada dukungan anggaran, payung hukum, hingga teknis pelaksanaan di tingkat desa. Menurutnya, keberhasilan pemilihan ini akan berdampak langsung pada penguatan tata kelola pemerintahan desa di Halmahera Timur.
“Pemilihan BPD ini adalah bagian penting dari penguatan demokrasi di tingkat desa. Semua pihak harus bersinergi agar prosesnya lancar dan menghasilkan anggota BPD yang berkualitas,” tambahnya.
Mengakhiri rapat tersebut, Sekda berharap rakor ini menjadi fondasi awal mematangkan seluruh persiapan. Ia optimistis dengan persiapan yang matang, pelaksanaan pemilihan anggota BPD tahun 2026 di Kabupaten Halmahera Timur dapat berlangsung sukses, aman, dan kondusif.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.