Tandaseru — Upaya pemulihan pasca-insiden kebakaran di Desa Sibenpopo, Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, mulai memasuki babak baru. Hal ini ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan enam unit Rumah Layak Huni (RLH) bagi warga terdampak, Selasa (7/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Waris Agono, Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Enoh Solehudin, serta Bupati Halmahera Tengah Ikram M. Sangadji.

Keenam unit rumah tersebut diperuntukkan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal, yakni Dominggus, Ferdinan Matahari, Gabriel Matahari, Nelson Bahagia, Naomi Tibu, dan Bernat Tidore.

Kabid Humas Polda Maluku Utara Kombes Pol Wahyu Istanto Bram menyampaikan, pembangunan ini merupakan komitmen nyata negara membantu masyarakat bangkit dari keterpurukan.

“Pembangunan RLH ini adalah wujud kepedulian bersama untuk membantu warga memulai kembali kehidupan mereka. Ini bukan sekadar membangun fisik bangunan, tapi juga membangun kembali harapan mereka,” ujar Bram dalam keterangannya.

Prosesi peletakan batu pertama ini dilaksanakan sesaat setelah penandatanganan kesepakatan perdamaian di wilayah tersebut. Wahyu menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat dan aparat untuk menjaga stabilitas keamanan agar proses konstruksi tidak menemui kendala.

“Kami berharap seluruh lapisan masyarakat memperkuat kebersamaan. Dengan situasi yang kondusif, proses pemulihan dan pembangunan rumah ini bisa berjalan lancar sehingga manfaatnya segera dirasakan warga,” tambahnya.

Langkah kolaboratif antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah ini diharapkan menjadi simbol rekonsiliasi dan awal baru bagi warga Desa Sibenpopo untuk menata kehidupan yang lebih aman dan nyaman ke depan.

Sahril Abdullah
Editor
Sahril Abdullah
Reporter