Tandaseru — Upaya mencetak wirausahawan muda di kalangan mahasiswa terus dilakukan Universitas Khairun (Unkhair) melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Proposal Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026.
Bimtek ini berlangsung di Lantai III, Ruang Senat Universitas, Kampus II Ternate, Senin (6/4/2026), dengan tujuan mematangkan proposal mahasiswa sebelum dikirim ke seleksi nasional.
Pengelola Kegiatan Kemahasiswaan Bidang Penalaran Unkhair, Abu Rahmat Ibrahim, S. TP., M. Sc, mengatakan Bimtek difokuskan pada penyempurnaan proposal bagi tim yang telah lolos seleksi internal.
“Sebanyak 20 tim mengikuti seleksi internal proposal P2MW. Dari jumlah tersebut, 14 tim dinyatakan lolos karena memenuhi seluruh persyaratan dan kriteria penilaian sesuai panduan P2MW,” ujarnya.
Kata Abu Rahmat, proposal yang diajukan mahasiswa mencakup berbagai bidang usaha, mulai dari usaha digital untuk kategori bertumbuh, jasa dan perdagangan (rintisan dan bertumbuh), makanan dan minuman, industri kreatif, hingga budidaya tahap awal.
Review proposal dilakukan tiga penilai, yakni Dr Yusnaini, S.Pt., M.Sc., Dr Arlina, S.S., M.Si, serta Abu Rahmat Ibrahim, S.TP., M.Sc, guna memastikan seluruh proposal telah sesuai panduan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.
Abu Rahmat menambahkan, pelaksanaan Bimtek ini menjadi krusial karena batas akhir pengunggahan proposal ke sistem SIM Kesejahteraan P2MW tinggal menghitung hari.
“Deadline 7 April. Hari ini diharapkan seluruh proposal sudah diperbaiki dan memenuhi kriteria penilaian. Target kami, minimal 50 persen dari proposal yang diusulkan bisa lolos pendanaan tahun ini,” tandasnya.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.