Tandaseru – Suasana duka menyelimuti salah satu desa di kecamatan Galela Selatan, Halmahera Utara, Maluku Utara, setelah seorang pemuda berinisial F (23 tahun) ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di dalam kamarnya, Rabu (1/4/2026) malam.

Kepolisian Galela membenarkan kejadian tersebut setelah personel kepolisian tiba di lokasi sekitar pukul 21:30 WIT untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kronologi Penemuan
Peristiwa bermula saat orang tua korban baru saja kembali dari Desa Soasio sekitar pukul 21:20 WIT untuk membeli beras. Setibanya di rumah, orang tua korban bermaksud mengajak korban makan malam bersama.
Meski pintu kamar telah diketuk berulang kali, korban tidak memberikan respons. Curiga dengan keadaan tersebut, orang tua korban mencoba melihat ke dalam melalui celah atau lubang pintu. Mereka pun terkejut melihat sang anak sudah dalam posisi tergantung.
Warga segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Galela. Saat petugas tiba, korban sudah diturunkan pihak keluarga dan dibaringkan di kamar.
Isi Surat yang Memilukan
Di lokasi kejadian, petugas menemukan sepucuk surat yang ditulis korban pada sebuah lembaran karton. Dalam surat tersebut, korban mengungkapkan permintaan maaf yang mendalam kepada kedua orang tuanya karena merasa telah mengecewakan mereka selama hidupnya.
Pihak keluarga menyatakan telah ikhlas menerima kejadian tragis ini sebagai musibah. Oleh karena itu, orang tua korban secara resmi menolak untuk dilakukan tindakan autopsi terhadap jenazah korban.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.