Tandaseru — Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dan Pemerintah Kota Ternate resmi menjalin kerja sama strategis dengan Hotel Borobudur Jakarta dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).
Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) terkait program “Food, Culture & Tourism Promotion” yang berlangsung di Kantor Bappelitbangda Kota Ternate, Rabu (1/4/2026).
Langkah besar ini bertujuan untuk mengangkat kekayaan kuliner, budaya, serta potensi pariwisata dari dua kota bersejarah di Maluku Utara tersebut ke level nasional maupun internasional.
Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk nyata komitmen daerah dalam memajukan ekonomi Maluku Utara. Ia mengapresiasi manajemen Hotel Borobudur yang memberikan slot promosi khusus selama 40 hari.
”Kita bukan bersaing untuk menjadi juara, tapi kita bersanding untuk mendukung satu sama lain demi kemajuan bersama. Harapan saya, promosi ini memberikan efek domino bagi pertumbuhan ekonomi di Tidore, Ternate, dan Maluku Utara secara umum,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, menyebut kerja sama ini sebagai terobosan krusial untuk memperkuat city branding. Menurutnya, akses terhadap jaringan internasional yang dimiliki Hotel Borobudur adalah peluang emas bagi kedua kota.
Sementara itu, Direktur Eksekutif APEKSI, Alwis Rustam, menyatakan kebanggaannya atas komitmen kedua pemkot. Ia menyebut kolaborasi ini sebagai “laboratorium inovasi” dan berharap dapat menarik minat lembaga donor atau program hibah internasional untuk mendukung percepatan pembangunan di kedua kota kembar tersebut.
Alwis menekankan tiga indikator kesuksesan program ini, diantaranya menumbuhkan optimisme dan kebahagiaan masyarakat, memberikan hasil nyata yang akuntabel secara ekonomi, serta menciptakan dampak positif jangka panjang bagi daerah.
General Manager Hotel Borobudur Jakarta, Anggie Ayuningtyas, mengungkapkan bahwa ini adalah kali pertama pihak hotel melakukan kolaborasi dengan dua pemerintah kota sekaligus.
”Suasana dan atmosfer kerja sama kedua kota ini sangat luar biasa. Ini baru langkah awal karena kami menginginkan hubungan jangka panjang yang menguntungkan semua pihak,” kata Anggie.
Acara penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi pemantik kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang berkelanjutan, sekaligus memposisikan Ternate dan Tidore sebagai destinasi unggulan di gerbang timur Indonesia.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.