Tandaseru – Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, resmi menggelar Forum Perangkat Daerah Tahun 2026 dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, Kamis (2/4/2026). Kegiatan ini bertujuan menyinergikan arah kebijakan pembangunan daerah agar lebih partisipatif dan berkelanjutan.

Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, dalam sambutannya menekankan, saat ini pemerintah daerah berada pada periode kedua kepemimpinannya bersama Wakil Bupati masa jabatan 2025–2029. Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan akan semakin kompleks sehingga dibutuhkan kerja keras dan percepatan langkah.

“Diperlukan kerja keras, sinergi, serta percepatan langkah dalam mewujudkan pembangunan daerah yang lebih maju,” tegas Ubaid.

Ia menjelaskan, tahun 2027 merupakan tahap awal implementasi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025–2045. Fokus utamanya adalah membangun fondasi transformasi menuju visi besar “Halmahera Timur Tanbirahi Maju, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan”.

Adapun Musrenbang tahun ini mengangkat tema “Meningkatkan Sistem Pelayanan Publik, Kapasitas Sumber Daya Manusia, dan Responsivitas Pemerintah Daerah”. Dari hasil Musrenbang di 10 kecamatan, tercatat sebanyak 282 usulan prioritas yang masuk, dengan rincian:

  • 206 usulan bidang infrastruktur.
  • 57 usulan bidang perekonomian.
  • 19 usulan bidang sosial budaya.

Bupati juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk proaktif menjemput bola dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia meminta setiap rencana kerja (Renja) harus menjadi penjabaran konkret dari Renstra OPD dengan output yang jelas, baik dari segi lokasi maupun volume.

“Kepala OPD harus proaktif dan responsif terhadap kebutuhan prioritas pembangunan daerah. Setiap kegiatan harus memiliki output yang jelas dan sesuai dengan kebijakan pembangunan,” tambahnya.

Selain menyerap aspirasi dari bawah (bottomup), Ubaid mengingatkan pentingnya menyelaraskan program dengan kebijakan pemerintah pusat, termasuk program quick win seperti peningkatan kualitas layanan kesehatan. Ia berharap forum ini menghasilkan rumusan program yang efektif dan tepat sasaran demi kemajuan Halmahera Timur ke depan.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Hasrul Rao
Reporter