Tandaseru – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menyatakan dukungannya dan berencana menghadiri secara langsung Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) XII yang akan digelar di Kota Ternate, Maluku Utara, pada Agustus 2026.
Kepastian ini disampaikan Bima Arya saat menerima audiensi Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman, bersama pengurus pusat JKPI di ruang kerja Wamen, Jakarta, Rabu (18/2/2026). Pertemuan tersebut bertujuan melaporkan kesiapan teknis Ternate sebagai tuan rumah agenda nasional yang melibatkan kepala daerah dari seluruh Indonesia tersebut.
Dalam pemaparannya, Wali Kota menjelaskan Pemerintah Kota Ternate telah mematangkan berbagai persiapan, mulai dari infrastruktur pendukung hingga rangkaian agenda kebudayaan.
“Kami melaporkan kesiapan lokasi kegiatan serta berbagai agenda pendukung yang akan menonjolkan potensi sejarah dan budaya Ternate sebagai salah satu kota pusaka utama di Indonesia,” ujar Wali Kota.
Selain melaporkan kesiapan fisik, audiensi ini juga menjadi ruang diskusi strategis mengenai penguatan peran kota pusaka dalam pembangunan kebudayaan nasional. Pemerintah Pusat melalui Kemendagri diharapkan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam melestarikan nilai-nilai sejarah dan warisan budaya.
Bima Arya memberikan apresiasi tinggi atas proaktifnya Pemkot Ternate dalam mempersiapkan diri sebagai tuan rumah. Baginya, Rakernas JKPI bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan momentum penguatan identitas budaya bangsa.
Usai bertemu Wamendagri, Wali Kota Ternate bersama pengurus pusat JKPI dijadwalkan melanjutkan agenda pertemuan dengan Menteri Kebudayaan. Pertemuan tersebut akan fokus pada pembahasan kolaborasi pelestarian kota-kota pusaka di seluruh penjuru tanah air.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.