Tandaseru – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Maluku Utara meluncurkan program aksi nyata bertajuk “DP3A Menyapa”. Program ini difokuskan pada penguatan ekonomi perempuan melalui bantuan modal usaha UMKM serta perlindungan anak dari dampak negatif dunia digital.
Kepala Dinas DP3A Maluku Utara, Hairiah, menyatakan bahwa sejak dilantik pada awal November lalu, pihaknya langsung bergerak cepat melakukan langkah konkret guna menjawab persoalan krusial yang dihadapi perempuan dan anak di wilayah Maluku Utara.
Mandiri Secara Finansial
Salah satu langkah utama dalam program ini adalah penyaluran bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM perempuan. Hairiah menjelaskan, bantuan ini bertujuan agar perempuan di Maluku Utara memiliki daya tawar ekonomi yang lebih kuat dan mampu membantu kesejahteraan keluarga.
“Pemberian bantuan modal ini adalah strategi kami memperkuat peran perempuan di dunia usaha. Kami ingin perempuan mandiri secara finansial dan menjadi motor penggerak ekonomi rumah tangga, sesuai visi misi Gubernur untuk menciptakan kemandirian ekonomi,” ujar Hairiah dalam sesi wawancara di Sofifi, Rabu (31/12/2025).
Proteksi Anak dari Paparan Digital
Selain urusan ekonomi, DP3A juga menaruh perhatian serius pada isu kekerasan seksual dan dampak buruk teknologi pada anak. Saat ini, DP3A gencar melakukan sosialisasi dan edukasi di sekolah-sekolah serta perguruan tinggi mengenai risiko konten tidak layak dan eksploitatif.
Hairiah mengungkapkan, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk merumuskan regulasi pembatasan penggunaan ponsel saat jam sekolah bagi siswa.
“Kami juga menyiapkan inovasi baru untuk tahun 2026 mendatang yang kami beri nama ‘Gema Cinta Keluarga’ atau Gerakan Mama-mama Cinta Keluarga. Fokusnya adalah edukasi keluarga agar anak-anak terlindungi dari dampak negatif paparan digital,” tambahnya.
Melalui rangkaian aksi ini, DP3A berharap dapat menciptakan ekosistem di mana perempuan berdaya secara sosial-ekonomi dan anak-anak di Maluku Utara mendapatkan perlindungan hukum serta moral yang maksimal.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.