Tandaseru – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang telah berbadan hukum se-Halmahera Barat, Maluku Utara, sukses mendeklarasikan kepengurusan BUMDes, Jumat (12/12/2025). Deklarasi ini dilakukan untuk memperkuat kelembagaan BUMDes dalam upaya mendorong komoditas unggulan lokal dan legalitas badan hukum seluruh BUMDes di Halmahera Barat.

Kegiatan deklarasi yang diinisiasi Direktur FLE Program Tekad Halbar Ahmad Robo dan para direktur BUMDes berbadan hukum ini berlangsung di Kiram Caffe, Desa Hatebicara, Kecamatan Jailolo.

Pengurus BUMDes Halmahera Barat yang dideklarasikan dipimpin Amir Fausi (Direktur BUMDes Posi-posi) sebagai ketua, Badrun Talib (Fasilitator Tekad) sebagai sekretaris, dan Susilawati sebagai bendahara.

Ahmad Robo menjelaskan, deklarasi kepengurusan ini merupakan kolaborasi semangat pemuda dari kelembagaan BUMDes, fasilitas, dan aktivis di Halmahera Barat.

“Semangat ini tanpa ada tendensi politik apapun, melainkan untuk mendorong BUMDes di Kabupaten Halmahera Barat untuk keseluruhan bisa berbadan hukum dan mempermudah pengelolaan komoditas lokal baik holtikultura, pangan lokal dan UMKM,” ungkap Ahmad.

Lebih lanjut, Ahmad menambahkan bahwa kepengurusan BUMDes Halmahera Barat ini akan fokus pada penguatan tata kelola kelembagaan, perencanaan bisnis, dan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pelatihan-pelatihan. Pelatihan akan melibatkan akademisi yang berkompeten sesuai kebutuhan BUMDes.

Ia berharap deklarasi ini dapat melahirkan BUMDes yang mampu mendorong komoditas unggulan lokal desa, mengingat Halmahera Barat memiliki potensi komoditas unggulan yang belum terorganisir dengan baik.

“Pentingnya BUMDes hadir untuk menjawab semua itu. Baik akses pasar, transportasi, serta kualitas hingga ijin usaha bagi UMKM,” pungkasnya.

Kegiatan diskursus BUMDes dan deklarasi pengurus ini menghadirkan narasumber seperti Ahmad Rabo (Direktur FLE Program Tekad), Kalbi Rasid (Birokrasi), dan Mansur Jamal (Akademisi), serta dihadiri oleh Faskab, FasKec Tekad, Direktur BUMDes, praktisi, dan aktivis.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Mardi Hamid
Reporter