Tandaseru — Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Embun Pagi Bercahaya, Desa Akelamo, Kecamatan Sahu Timur, Halmahera Barat, Maluku Utara, mulai beroperasi, untuk menangani program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (13/10/2025).
Yayasan tersebut merekrut 47 tenaga kerja. Mereka melayani 3.000 lebih penerima manfaat yang terdiri dari dua kecamatan, yakni, kecamatan Sahu dan Sahu Timur, dengan penerima perdana 1.000 orang.
Ketua Satgas MBG Halmahera Barat, Julius Marau, hadir dalam launching dapur SPPG tersebut. Pada kesempatan itu, ia mengingatkan program MBG bukan sekadar memberi makan kepada anak-anak, ibu menyusui (busui) dan ibu hamil (bumil).
Julius menyebut program MBG merupakan sebuah proyek besar. Ia menjelaskan, program ini bertujuan memberikan asupan gizi yang baik untuk pertumbuhan generasi.
“Untuk bumil, janin yang dikandungnya harus memperoleh asupan gizi yang seimbang dari MBG ini. Kemudian ibu-ibu yang menyusui harus memberikan ASI terbaik untuk anak-anak dan seterusnya, sehingga anak-anak kita nanti tumbuh dengan baik, dari segi kesehatan maupun kecerdasan,” ujarnya.
Sekda Halmahera Barat ini mengatakan, selain pemenuhan gizi yang stabil untuk anak, busui dan bumil, program MBG juga bertujuan mengurangi angka pengangguran sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Tadi ada ahli gizi, dan lain-lain, kemudian ibu-ibu yang masak, yang biasanya hanya masak ketika ada acara-acara besar, nah sekarang sudah dapat pekerjaan yang bagus. Dan ini berjalan terus sehingga ibu-ibu bisa mendapat tambahan penghasilan,” terangnya.
Pada akhir penyampaiannya, Julius mengatakan atas nama Pemerintah daerah, melalui Satgas MBG dan Badan Gizi Nasional (BGN) melalui SPPG, berharap pelayanan MBG dari Yayasan Embun Pagi Bercahaya bisa berjalan dengan lancar.
“Sehingga bisa terus memberikan gizi terbaik dan seimbang untuk generasi di Halmahera Barat,” pungkasnya.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.