“Kehadiran saya dan ibu Sherly adalah untuk meneruskan amanah yang telah dititipkan oleh mendiang Benny Laos. Kami ingin menjaga agar keberagaman ini terus dipelihara tanpa memandang suku, agama, ras, atau golongan. Setiap orang punya hak yang sama untuk memimpin provinsi ini,” ungkap Sarbin.

Ia menegaskan bahwa pemerataan pembangunan di seluruh 10 kabupaten/kota di Maluku Utara menjadi prioritas utama, demi mencapai kesejahteraan yang merata bagi seluruh rakyat.

“Visi besar ini akan kami wujudkan melalui 9 program strategis yang telah kami siapkan dengan niat yang tulus untuk rakyat Maluku Utara,” pungkasnya.