“Kalau indikator suara sah partai pengusung JUJUR yang jumlahnya 37 ribu lebih itu, dihitung human error-nya 10 ribu saja, kami masih mengantongi 27.189 suara. Itu berarti JUJUR menang dan siap menuju periode kedua untuk menuntaskan 7 program prioritas,” sambung James.

Sementara Kristofel Sakalaty, salah satu Jurkam JUJUR, dalam orasi politiknya mengatakan, periode pertama pemerintahan JUJUR yang hanya 3,5 tahun itu diperhadapkan dengan tiga masalah besar. Yakni pandemi Covid-19, masa jabatan yang singkat dan utang bawaan pemerintahan sebelumnya

“Olehnya itu, untuk menuntaskan 7 program prioritas itu maka kita harus bersepakat memenangkan paslon JUJUR untuk melanjutkan pemerintahan ini 5 tahun ke depan. Kalau sudah tahu yang menang, jangan pilih yang kalah,” cetusnya.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua Tim Relawan Kabupaten JUJUR Ahmad Zakir Mando. Mantan Wakil Bupati Halbar ini mengatakan, di Pilkada Halbar ini ada empat pasangan putra-putri terbaik yang maju bertarung. Dari empat paslon ini, hanya JUJUR yang variabel kemenangannya jelas.

“Yakni kekuatan dukungan partai, dukungan para tokoh dan dukungan finansial yang cukup,” bebernya.

Sementara Fahmi Albar mengatakan, saat ini ada oknum yang menyebar isu paslon JUJUR kalah di Jailolo. Ia menyampaikan, pernyataan seperti ini adalah pernyataan orang kalah.