Sejalan dengan hal ini, Ketua PIKK PLN UIW MMU, Enung Awat Tuhuloula mengaku, sebagai seorang ibu rumah tangga, dirinya pun turut merasakan manfaat penggunaan kompor induksi ini, jika dibandingkan dengan kompor konvensional.

“Lebih praktis, lebih ekonomis, lebih modern, tidak ada api, pemanasan lebih cepat dan merata, maupun pembersihan yang dilakukan setelah masak akan jauh lebih mudah maupun aman. Itulah kenapa kita lakukan kampanye lomba masak dengan menggunakan kompor induksi agar masyarakat yang hadir di sini dapat teredukasi dengan baik terkait dengan penggunaan kompor induksi ini,” aku Enung.

Di sisi lain, Pj Ketua Penggerak PKK Provinsi Maluku, Nita Sadali Ie mengatakan, masyarakat di Kota Ambon masih belum familiar dengan kompor induksi, untuk itu perlu diedukasi lebih lagi.

“Masyarakat di sini masih banyak menggunakan kompor konvensional dan menurut saya memiliki banyak risiko dibanding kompor induksi. Banyak sekali manfaatnya jika kita gunakan, untuk itu marilah beralih menggunakan kompor yang ramah lingkungan.

Selain ajakan penggunaan kompor induksi, PLN UIW MMU juga mengajak masyarakat yang hadir untuk memanfaatkan layanan PLN melalui aplikasi PLN Mobile, dimana aplikasi ini memudahkan pelanggan dalam banyak hal, seperti membeli token listrik, bayar tagihan hingga melakukan pasang baru maupun tambah daya. Semua permasalahan kelistrikan dapat diselesaikan melalui PLN Mobile.