“Kita ada pertimbangan khusus karena kita lihat dari sisi keselamatan itu harus kita pikirkan bersama. Tapi sampai saat ini kita masih lintas koordinasi dengan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,” katanya.
“Jadi, kalau semisal di pelabuhan Daruba yang pasti kita juga uji coba dulu dan saya harus koordinasi dengan pusat maupun pemda Morotai,” sambung Anwar.
Anwar menambahkan, permohonan izin ke pihak Syahbandar Morotai itu seharusnya tanggal 1 Juli 2024 sudah mulai beroperasi karena mempercepat proyek renovasi pelabuhan.
“Rencana 1 Juli sudah harus beroperasi, tapi kami menunggu koordinasi pusat,” terangnya.
Sementara itu, Korsatpel Pelabuhan Penyeberangan Feri Fachry A Radjiloen menyampaikan saat ini baru dilakukan tahapan renovasi pelabuhan bagian daratan.
“Yang di bagian darat sudah dilakukan pekerjaan, nanti pelabuhan di bagian laut dikerjakan baru aktivitas di pelabuhan ditutup sementara. Saat ini kami masih koordinasikan untuk tempat pengalihan pelabuhan sementara,” tuturnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.