Di sisi lain, antusias para siswa membuat Awat turut menguatkan mereka dengan penerapan budaya Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif (AKHLAK) yang menjadi landasan para insan PLN.

“Budaya ini selalu kami amanatkan kepada kakak-kakak yang bekerja di PLN. Mereka harus memiliki AKHLAK, karena apa yang kita kerjakan bukan hanya kepada diri kita sendiri, melainkan juga untuk kemaslahatan umat, terkhususnya di Maluku,” sebutnya.

Selain paparan PLN Mobile, Awat pun menyampaikan informasi terkait penerimaan mahasiswa baru ITPLN yang saat ini masih dalam masa pendaftaran, yakni 29 Januari hingga 14 April 2024.  Awat mengatakan, ada 250 kuota yang dibuka dalam pendaftaran tahun ini. Nantinya 150 calon mahasiswa dengan hasil terbaik berkesempatan untuk mendapatkan ikatan kerja dengan PLN Group. Tak sampai di situ, 100 lulusan terbaik juga akan langsung bergabung ke dalam PLN Group.

Sementara itu, PLN Baronda Sekolah ini diapresiasi Kepala SMK Muhammadiyah Ambon, Jafar Sidik.

Menurut Jafar, kegiatan seperti ini perlu digencarkan, agar selain materi yang diperoleh sesuai ketentuan kurikulum, peserta didik juga bisa belajar langsung dari praktisinya.

Hal ini menjadi bekal untuk mereka dalam menentukan pilihan-pilihan di masa mendatang, termasuk rencana studi.

“Terima kasih kepada PLN UIW Maluku dan Maluku Utara yang sudah memilih sekolah kami untuk dilaksanakan sosialisasi ketenagalistrikan di mana di dalamnya ada terkait dengan panyampaian PLN Mobile hingga penerimaan mahasiswa baru ITPLN. Saya rasa ini sejalan dengan peserta yang hadir di mana ada kelas XII sehingga hal ini sangat bermanfaat untuk mereka. Terkait dengan program-program PLN, kami pihak sekolah siap men-support dan memiliki sumbangsih dalam menjadi pengguna aktif PLN Mobile,” ucapnya.