Ia bilang, perkembangan harga berbagai komoditas pada Februari 2024 secara umum di Provinsi Maluku Utara menunjukkan adanya kenaikan harga. Berdasarkan hasil pemantauan BPS Provinsi Maluku Utara di Kabupaten Halmahera Tengah dan Kota Ternate, pada Februari 2024 terjadi inflasi Year on Year (y-on-y) sebesar 4,33 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 103,44 pada Februari 2023 menjadi 106,24 pada Februari 2024.
“Tingkat deflasi month to month (m-to-m) Februari 2024 sebesar 0,42 persen dan tingkat deflasi year to date (y-to-d), Februari 2024 terhadap Januari 2024 sebesar 0,44 persen,” jelasnya.
Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi y-on-y pada Februari 2024 antara lain: beras, bahan bakar rumah tangga, Sigaret Kretek Mesin (SKM), angkutan udara, kue kering berminyak, gula pasir, bawang putih, bawang merah, kue basah, sabun mandi, angkutan laut, sekolah menengah atas, buah naga, shampo, air kemasan, ketimun, baju muslim pria, emas perhiasan, dan celana panjang katun pria. Sedangkan komoditas yangdominan memberikan andil/sumbangan deflasi y-on-y, antara lain: ikan malalugis/ikan sorihi, ikan cakalang/ikan sisik, kangkung, ikan tuna, ikan lolosi, ikan selar/ikan tude, cabai rawit, cakalang diawetkan, telur ayam ras, minyak goreng, ikan ekor kuning, bayam, sabun cair/cuci piring, pepaya, cat tembok, seng, tahu mentah, ikan julung segar/ikan nibe, terong, dan ikan kakap merah.
Sementara itu, komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan deflasi m-to-m, antara lain: cabai rawit, tomat, ikan malalugis/ikan sorihi, cabai merah, bawang merah, ikan cakalang/ikan sisik, ikan lolosi, angkutan udara, daging ayam ras, telur ayam ras, ikan ekor kuning, pepaya, tering, tauge/kecambah, ketimun, sabun cair cuci piring, minyak goreng, lemon, dan ikan tongkol/ikan ambu-ambu.
Dia menambahkan sedangkan komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi m-to-m pada Februari 2024, antara lain: beras, bahan bakar rumah tangga, air kemasan, kangkung, nasi dengan lauk, buah naga, ikan kembung/ikan gembung/ikan banyar/ikan gembolo/ikan aso-aso, ikan tuna, donat, kacang panjang, ikan asap, ikan selar/ikan tude, sawi hijau, gula pasir, dan wortel.
Pada Februari 2024, kelompok pengeluaran yang memberikan andil/sumbangan inflasi y-on-y, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,88 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,36 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,35 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,08 persen.
Kelompok kesehatan sebesar 0,01 persen; kelompok transportasi sebesar 0,34 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,03 persen; kelompok pendidikan sebesar 0,07 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,24 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,36 persen.
“Sementara kelompok pengeluaran yang memberikan andil/sumbangan deflasi y-on-y, yaitu kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,01 persen,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.