Sementara Nurul Fajri Abdul Kadir, mahasiswa Ilmu Sejarah Unkhair, menanyakan terkait koneksi antara Maluku Utara dan Spanyol. Khususnya antara Portugis dan Spanyol yang merupakan dua bangsa yang bersaudara, kemudian bertemu di Kepulauan Maluku Utara untuk saling menanamkan pengaruh demi menguasai rempah-rempah yang sangat laku di pasaran Eropa kala itu.

Kegiatan ini dimoderatori Dr. Nurachman Iriyanto, salah seorang dosen Prodi Sejarah Unkhair. Peserta demikian antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga selesai. Ruangan senat FIB sekaligus ruang pertemuan Fakultas Ilmu Budaya, di mana tempat kegiatan ini diselenggarakan, cukup padat dan tampak peserta mengikuti kegiatan dengan seksama. Di akhir acara, kegiatan ini ditutup dengan sesi foto bersama.