“Proyek ini melibatkan seluruh stakeholders terkait dan komponen masyarakat dengan tujuan agar pelaksanaan Pemilu 2024 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan dampak positif bagi demokrasi di wilayah Malut,” pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris BNPP RI dalam sambutannya menyebutkan kegiatan ini sangat strategis mengingat Indonesia akan menggelar pesta demokrasi terbesar pada tahun 2024.
Agenda politik tersebut sangat menentukan masa depan bangsa dan negara. Bawaslu telah mengeluarkan indeks yang menunjukkan bahwa Provinsi Malut memiliki tingkat kerawanan yang potensial tinggi, sehingga seluruh stakeholders penyelenggara Pemilu perlu memperhatikan hal ini.
“Presiden juga menekankan pentingnya pemetaan segera atas potensi masalah dan pelanggaran serta fokus pada upaya pencegahan dalam proses Pemilu. Dengan proyek ini, diharapkan kerja sama antar stakeholders dapat menjadikan Pemilu 2024 di Malut berlangsung dengan baik dan membawa dampak positif bagi bangsa dan negara,” tukas Robert.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.