Muzakarah ke-8 MPTTI ini mengambil tema “Resolusi Ajaran Tauhid Tasawuf bagi Pembangunan Mental Spiritual Bangsa dan Perdamaian Dunia”. Pemilihan tema ini dinilai sangat tepat dijadikan momentum terajutnya semangat ukhuwah islamiyyah dan terbangunnya ukhuwah wathiniyah.
” Apalagi kondisi dunia saat ini tidak baik-baik saja dan semoga saja konflik di Palestina segera berakhir dan terciptanya perdamaian dunia seperti yang kita harapkan bersama,” pungkas Tauhid.
Sementara itu Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Maluku Utara mendukung kegiatan muzakarah itu. Wakil Ketua MUI Malut Asep Hedi Turmudi menjelaskan pentingnya ajaran tasawuf kesufian untuk memperbaiki nafsu dan menghilangkan hubbud dunia (cinta dunia yang berlebihan) serta menyerukan agar umat Islam dapat mengamalkan Islam kaffah.
“Selamat datang seluruh ulama dan pecinta sufi di Kota Ternate, dan selamat bermuzakarah. Semoga menghasilkan keputusan-keputusan yang terbaik bagi peningkatan dakwah ke depan untuk menjadi solusi kemaslahatan umat, dan lewat muzakarah ini kita berharap rida Allah SWT bagi keselamatan negeri kita dan perdamaian dunia,” kata Asep.
Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Midi Siswoko pun ikut memberikan sambutannya lewat platform media sosial. Dalam sambutannya, Midi turut mendukung dan ikut menyukseskan kegiatan tersebut serta mengajak seluruh masyarakat menghadiri kegiatan muzakarah.
“Juga mengharap keberkahan di bumi Ternate, Maluku Utara, agar kita dapat hidup beriman, bertakwa kepada Allah SWT dan kita saling mencintai dan berkasih sayang antara sesama,” tandasnya.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.