Mantan Anggota DPRD Halmahera Selatan dua periode ini menambahkan, terdapat 21 paket MY tersebar di Maluku Utara, salah satunya ruas Wayatim-Wayaua.

“Untuk ruas Wayatim-Wayaua nilai kontraknya sebesar Rp 16.460.945,000 yang lebih dikerjakan oleh PT Alfian Putra Mandiri,” katanya.

Politikus Perindo ini bilang, seluruh pekerjaan MY yang sumber pendanaannya melalui APBD tahun anggaran (TA) 2022-2023-2024 ditargetkan akan tuntas paling lambat Desember tahun ini.

Papan proyek milik PT Alfian Putra Mandiri. (Tandaseru/Sahril Abdullah)

“Sesuai target harus tuntas tahun ini,” ungkapnya.